Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Where is my Romeo?

Sudahlah.. Untuk apa mencari sosok pangeran impian yang gagah, mapan, dan tampan yang kau harapakan datang dengan menggunakan kereta kuda dengan berlapis emas dan ditarik oleh puluhan kuda tangguh milik kerjaan. Mengapa tak bersyukur dengan adanya sosok pangeran yang datang keadamu dengan seekor kuda hutan miliknya, dan sekeping hati  untukmu. Mengapa harus memimpikan sesuatu yang indah, jika keindahan itu dapat kau buat dengan cara sederhana. Cukuplah juliet! kamu tak perlu pangeran, kamu butuh Romeo.

Abu - abu

Jika hitam, beranilah! Jika putih, tunjukanlah! Jangan begini.. Abu - abu tanpa berpihak, tanpa pendirian. Tanpa arah, hanya mengikuti arus yang mengalir membawamu ke negeri antah berntah. Seakan - akan.. Membuat semua orang mengaharapkan sesuatu yang tak jelas, sesuatu yang tak pasti. Teguhlah.. Jangan egois, pilihlah yang menurutmu lebih pantas untuk dipilih. lalu tinggalkan semua yang berusaha memberikan pemilihan kepadamu. Belajarlah menjadi seseorang yang memiliki prinsip yang tegas. Prinsip yang senantiasa dipegang teguh walaupun harus tetap ada keyakinan. Bahwa di depan sana pastilah terdapat banyak rintangan. Beranilah terlihat berbeda menunjukan jati diri dan mengikuti kata hati. Ini bukanlah tentang kau dan orang lain, ini tentang kamu dan dirimu!

NazhifaHalimia

Aini Halimia Aku dekat dengannya, tapi sebenarnya jauh. Dia dateng cuma sekali tetapi selalu ngasih sesuatu yang akan aku inget berkali-kali. Kita bertemu saat SMP dan sampai sekarang aku masih menganguminya, walaupun kita tidak saling bertukar kabar setiap hari, walaupun yang aku tak mengetahui kehidupannya secara detail tapi aku bisa bilang bahwa aku mengetahui dirinya dan dia tau diriku sepenuhnya. Masih teringat jelas ketika mia memintaku membuat twitter agar ada yang menemaninya membahas sesuatu, lalu membuatkanku aks.fm dan yang terakhir kita buat blog ini bersama sama. Jika diigat itu lama sekali ya, dan kurasa ini blog berdua mengapa aku menggunakannya sepihak? tak apalah aku tak akan memberitahu kepadanya. Semoga dia lekas sadar tentang beberapa perubahan yang ku perbuat di blog ini. Dan aku ingin mengakui satu hal disini, bahwa aku tak pernah merubah satupun password buatanya, aku tak masalah jika dia mau membukannya kapanpun karena aku mau membagikan sebagian duniaku kep...

Sebuah Cerita

Setiap Perjuangan Punya Cerita “perkenalkan nama saya Nayla anasthya, kalian bisa panggil saya nayla, saya pindahan dari SMAN 12 Surabaya, semoga kita bisa berteman dengan baik ya” ucap nayla yang baru saja menyelesaikan perkenalannya, hari ini adalah hari pertama kali dia masuk ke sekolah barunya, dia tinggal di surabaya sebelumnya karena ayahnya pindah tugas dia pun harus menuruti permintaan ayahnya untuk pindah sekolah walaupun sebelumnya dia merengek-rengek tidak mau pindah sekolah karena sudah terlanjur nyaman dengan dengan teman-teman dan sekolah lamanya. “baiklah.. kamu langsung duduk bersama salsa saja, disana” ucap bu tina wali kelas sekaligus guru kimia sambil menunjuk ke bangku yang disebutnya. “oohh.. iya bu, makasih sebelumnya” ucap nayla dengan senyuman hangatnya “kalau yang lain mau kenalan, nanti pas jamistirahat saja ya, kita lanjutkan pelajaran bab2” “iya buu” jawab para murid serempak          ...

Sebuah Kisah

Nabi Yusuf dan Zulaikha Nabi yusuf tumbuh dan dewasa di tengah keluarga Al-Azis. Nabi yusuf memiliki ketamanan yang tiada tara. Zulaika yang meupakan ibu angkat yusuf pun jatuh cinta kepadanya dan sering menggoda Yusuf. Tingkah laku zulaika menjadi buah bibir penduduk mesir. Banyak perempuan mesir yang mencercanya. Zulaika sangat malu. Ia pun merencanakan sesuatu untuk menutupi perbuatannya. Pada suatu hari, ia mengundang kaum perempuan dalam suatu jamuan mereka adalah isteri-isteri pembesar dan wanita - wanita berpenagruh. Di meja telah dihidangkan berbagai macam makanan lezat, ia juga menyediakan pisau untuk memotog makanan. Saat mereka sedang asik makan, zulaika meminta nabi yusuf keluar dam berjalan dihadapan mereka. Sesaat kemudian mulut mereka ternganga, mata mereka terbelalak melihat ketampanan nabi yusuf tanpa mereka sadari mereka mengiris tangan mereka sampai terluka, mereka baru tersadar ketika nabi yusuf sudah masuk keruangannya semula. Begitu besar pengaruh tam...

Masa Indah

Wahai Putih abuabu-ku Masa yang sungguh indah, dan aku menolak keras untuk meninggalka n semua keindahan ini. Andaikan aku adalah pengendali waktu, aku akan merelakan seluuh kekuatanku agar waktu berhenti saat ini atau sekedar membuatnya berjalan lebih lambat, karena aku sudah terlanjur nyaman dengamu, wahai masa putih abuabu-ku.. Sungguh kenyamanan yang tak dapat aku je las kan, kenyamanan yang hanya hatiku yang mengenalinya, kenyamanan tentang semua orang yang hadir di dalamnya. [aku (masih) menolak menjadi dewasa]