Masa Indah

Wahai Putih abuabu-ku

Masa yang sungguh indah, dan aku menolak keras untuk meninggalkan semua keindahan ini. Andaikan aku adalah pengendali waktu, aku akan merelakan seluuh kekuatanku agar waktu berhenti saat ini atau sekedar membuatnya berjalan lebih lambat, karena aku sudah terlanjur nyaman dengamu, wahai masa putih abuabu-ku..
Sungguh kenyamanan yang tak dapat aku jelaskan, kenyamanan yang hanya hatiku yang mengenalinya, kenyamanan tentang semua orang yang hadir di dalamnya.

[aku (masih) menolak menjadi dewasa]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Pergi, Nadiku!

Abu - abu

Sebuah Cerita